TEBO- ada yang menarik dari Keterangan Ketua Serikat Pekerja PT. Tebo ALam Lestari pada saat memberikan keterangan tentang adanya setingan pekerja PT. TAL melakukan aksi mogok, menurut Adi Muslim ketua Serikat pekerja , ketika pekerja lain pada mogok ada 4 orang pekerja yang bekerja saat Kabid PHI disnakertran tiba dilokasi kebun PT.TAL pada 12/02 lalu, dan dijadikan argumentasi oleh Abdul Murad bahwa tidak semua pekerja melakukan aksi mogok kepada Kabid PHI Disnakertran Tebo Muslim menuding bahwa itu semua pekerja itu adalah keluarga Abdul Murad.
Abdul Murad ternyata Seorang oknum pegawai aparatur sipil negara (ASN) pada kantor Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Abdul Murad terlibat langsung dalam aktivitas perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan menerima surat kuasa khusus dari direktur pt tebo alam lestari (PT TAL) untuk menghadiri pertemuan di kantor Disnakertrans Tebo.
Berkaitan dengan hal itu Camat Sumay Samsuar dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu 14 Februari 2026 mengatakan, bahwa tindak tanduk salah seorang stafnya, Abdul Murad, dulu memang pernah menjadi penghubung untuk membantu perusahaan pt alam bukit tigapuluh (PT ABT).
” Kalau sekarang saya tidak tau, tapi kalau dulu pernah di PT ABT, karena dia warga desa Muaro Sekalo, menjadi penghubung antara masyarakat dengan PT ABT waktu itu,”lanjutnya lagi.
” Saya tidak tau kalau A Murad sebagai penerima surat kuasa dari direktur perusahaan karena tidak pernah melapor, cuma setau saya dulu waktu PT ABT masih aktif dia perantara penghubung masyarakat,”ungkap Samsuar.
” Samsuar memastikan A Murad tidak pernah melaporkan aktivitasnya di luar kantor atau jam kerja, keterlibatannya dengan salah satu perusahaan kecuali dengan PT ABT,” tegasnya.
Sementara itu Kadis Nakertrans Kab Tebo Kabid penyelesaian hubungan industrial (PHI) Hendra Gunawan, melalui sambung telpon, Sabtu 14 Februari 2026 membenarkan, A Murad ialah perwakilan perusahaan karena pernah dapat surat kuasa, perusahaan memberikan kuasa ke Murad untuk pernah datang ke kami ke Tebo.
” Nah kemarin lanjut Hendra, pas saya kesana sampai ke PT TAL sudah jam 4 sore ketemu Murad, tapi kalau saya datangnya dibawah jam 4 saya tidak mau ketemu Murad, karena dia adalah pegawai ASN.
Murad disitu berbicara banyak tentang perusahaan, karena cuma dia yang banyak bercakap tapi karena sudah diluar jam kerja saya tidak permasalahkan, entah apa dia wakil humas saya tidak tau, yang jelas dia mewakili perusahaan disitu. Saya tidak tau juga nama aslinya yang jelas dia pakai baju namanya Abdul,” imbuh Hendra Gunawan. ( Adl )

Tinggalkan Balasan